Mengenal Apa Itu TKBT (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi) dan Alat yang Digunakannya

TKBT adalah singkatan dari Tenaga Kerja Bangunan Tinggi. Ini merupakan jenis pekerjaan yang tempat kerjanya berada di ketinggian. Sesuai dengan namanya, TKBT berfokus pada pekerjaan konstruksi bangunan berstruktur tinggi, seperti gedung bertingkat, jembatan, atau menara.

Pada pekerjaan konstruksi, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Beberapa tahapannya antara lain pembangunan pondasi, pemasangan balok, hingga pekerjaan finishing bagian luar bangunan. Dalam setiap tahapan tersebut, TKBT berperan penting. Begitu juga ketika ada proses perawatan bangunan, TKBT sangat dibutuhkan.

TKBT punya risiko tinggi

Karena bekerja di ketinggian, TKBT memiliki risiko tinggi. Risiko tersebut antara lain jatuh dari ketinggian, tertimpa bahan material, kecelakaan karena alat berat atau peralatan konstruksi lainnya, hingga adanya kesulitan akses saat evakuasi.

Tak heran, TKBT membutuhkan skill dan pengetahuan mendalam tentang konstruksi bangunan tinggi. Pengetahuan ini termasuk soal teknik bangunan, perancah, dan alat berat. Selain itu, aspek keselamatan kerja di ketinggian pun jadi pengetahuan wajib yang harus dimiliki.

Alat yang digunakan TKBT adalah alat angkat dan angkut yang beragam

Dalam melaksanakan kerjanya, TKBT menggunakan alat atau pesawat angkat dan angkut. Alat ini digunakan untuk mengakses ketinggian. Beberapa alat yang digunakan TKBT antara lain:

  • Scaffolding, yaitu bangunan sementara atau temporer yang dibangun secara spesifik untuk mendukung akses lantai kerja (platform). Scaffolding disebut juga sebagai perancah tetap. Jenis scaffolding di antaranya scaffolding tiang (supported scaffolding), scaffolding gantung (suspended scaffolding), scaffolding bergerak (rolling scaffolding), scaffolding lipat (folding scaffolding), scaffolding bebas (independent scaffolding), dan lainnya.  
  • Gondola, yaitu alat angkat dan angkut vertikal atau platform kerja yang digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan di ketinggian. Gondola bisa berjenis gondola permanen atau gondola temporer.
  • Boom lift, yaitu alat pengangkat yang didesain khusus untuk mengangkat pekerja atau material ke ketinggian tertentu, biasanya ke tempat yang sulit dijangkau oleh tangga pada umumnya. Beberapa jenis boom lift antara lain telescopic boom lift, articulating boom lift, spider boom lift, dan vertical mast lift.  
  • Crane, yaitu alat angkat yang dirancang untuk mengangkat, menurunkan, dan mengangkut beban berat melintasi berbagai ruang kerja.

Apa yang diperlukan agar bisa bekerja secara aman pada ketinggian?

Menurut Permenaker RI No. 9 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dalam Pekerjaan Pada Ketinggian, “bekerja pada ketinggian adalah kegiatan atau aktifitas pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga Kerja pada tempat kerja di permukaan tanah atau perairan yang terdapat perbedaan ketinggian dan memiliki potensi jatuh yang menyebabkan tenaga kerja atau orang lain yang berada di tempat kerja cedera atau meninggal dunia atau menyebabkan kerusakan harta benda.”

Setiap pekerjaan di tempat tinggi wajib mematuhi prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Menurut regulasi, TKBT harus memiliki sertifikasi resmi yang dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.

***

Dengan mengikuti pelatihan di PJK3, seperti di PT. Karya Master Mandiri Indonesia (PT. KMMI), TKBT dapat menjalankan tugas dengan aman. Selain itu, untuk menambah keamanan kerja, alat-alat yang digunakan pun perlu diperiksa dan diuji secara berkala.

Pemeriksaan dan pengujian alat-alat yang digunakan oleh TKBT penting untuk memastikan keamanan saat digunakan. PT. Karya Deras Jaya (PT. KDJ) merupakan konsultan riksa uji yang berpengalaman melakukan riksa uji gondola, riksa uji boom lift, dan riksa uji crane.